Melaju Tanpa Henti, IHSG Pijak Level 3.587

Senin, 04 Oktober 2010

(Foto: Dok detikFinance)

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 39 poin mendekati level 3.600 pada perdagangan sesi I ini. Tren penguatan terus berlanjut meski analis berkali-kali memperingatkan waspada profit taking.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 3.547,310 dan melanjutkan penguatan ke level 3.594,367, naik 47 poin dari penutupan kemarin di level 3.594,367.

Tren penguatan terus menguasai lantai bursa. Meskipun analis-analis terus menerus memperingatkan bahaya koreksi akibat tingginya harga-harga saham, pelaku pasar sepertinya tak peduli. Aksi beli terus menyerbu lantai bursa dan mengerek IHSG menanjak tanpa henti.

IHSG telah menguat selama 7 hari perdagangan berturut-turut dari level 3.300-an pada penutupan 23 September 2010 hingga mendekati level 3.600 pada perdagangan hari ini. Seperti pakai kacamata kuda, IHSG terus mendobrak level resistance.

Indeks-indeks saham sektoral menguat dengan rata-rata di atas 1%, kecuali indeks saham perkebunan yang mengalami koreksi mendahului sektor lainnya.

Transaksi investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 226,208 miliar.

Pada penutupan perdagangan sesi I Senin, (4/10/2010), IHSG ditutup menguat 39,932 poin (1,12%) ke level 3.587,087. Sedangkan Indeks LQ 45 juga naik 7,852 poin (1,18%) ke level 669,498.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 91.384 kali pada volume 3,594 miliar lembar saham senilai Rp 3,134 triliun. Sebanyak 140 saham naik, 81 saham turun dan 64 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia seluruhnya bergerak dalam tren penguatan:



  • Indeks Hang Seng melesat 312,65 poin (1,40% ke level 22.670,82.
  • Indeks Nikkei 225 naik 44,58 poin (0,47%) ke level 9.448,81.
  • Indeks KOSPI menguat 8,59 poin (0,44%) ke level 1.885,07.


Saham-saham yang menguat tinggi dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 52.100, United Tractors (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 21.050, Astra International (ASII) naik Rp 400 ke Rp 60.000, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 19.250.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan di jajaran top losers antara lain Adira Finance (ADMF) turun Rp 400 ke Rp 10.050, BFI Finance (BFIN) turun Rp 200 ke Rp 3.800, BCA (BBCA) turun Rp 100 ke Rp 6.900.





(dro/qom)
Indro Bagus - detikFinance
Translate to : by

0 komentar:

Posting Komentar