Penyergapan polisi di Desa Martebing, Dolok Masihul, Kab Serdang Bedagai, Sumut, telah menewaskan dua anggota komplotan bersenjata. Operasi ini terlaksana dengan menggandeng TNI.
Adalah intelijen Kodam I Bukit Barisan yang dimintai bantuan untuk mendeteksi keberadaan para anggota komplotan ini. Bantuan dari Kodam I Bukit Barisan sudah diminta Polda Sumut sejak adanya perampokan CIMB Niaga.
Dalam perkembangannya, koordinasi tetap berlangsung kini. Hal ini termasuk sampai terdeteksinya kelompok bersenjata di Serdang Bedagai dan sempat terlibat baku tembak dengan polisi di Tebing Tinggi.
"Keberadaan dua tersangka di Sungai Belutu hari ini, pertama sekali diketahui tim Intelijen Kodam," kata Wakapolda Sumut Brigjen Pol Syafruddin di Mapolsek Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Minggu (3/10/10).
Selanjutnya, polisi yang mendapatkan informasi ini segera turun ke lokasi dan bersama-sama dengan anggota TNI mengepung tersangka yang bertahan di sungai. Kendati terkepung, namun kedua tersangka menolak menyerahkan diri.
Dalam baku tembak, seorang tersangka tewas. Sementara seorang lainnya tewas terkena ledakan granat yang dipegangnya sendiri. Mayat kedua korban tewas selanjutnya dibawa ke Rumkit Bhayangkara Medan.
(rul/fay)
Khairul Ikhwan - detikNews
Translate to : by


0 komentar:
Posting Komentar