Polda Jatim mengaku kesulitan menyelidiki kasus penyelundupan narkoba melalui Bandara Juanda. Pasalnya selama ini tidak ada control delivery dari pihak Bea Cukai.
"Selama ini tidak ada control delivery. Karena ditangani Bea Cukai, kita tahu setelah pelaku dilakukan interogasi terlebih dahulu dan baru kita diberitahu," ujar kata Dirreskoba Polda Jatim, Kombes Pol Jan De Fretes kepada wartawan saat pelimpahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe A1 Juanda, Senin (22/11/2010).
De Fretes mengaku selama ini, pelaku yang ditangkap selalu terputus. "Kita selam ini melihatnya selalu terputus dan rata-rata putus. Karena tidak adanya control delivery," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe A1 Juanda, Buhari Siraid mengaku pihaknya akan berusaha mendalami untuk melakukan control delivery sehingga upaya kepolisian dalam mengungkap jaringan bisa dilakukan.
"Kita akan berupakan melakukan pendalaman sehingga bisa membantu kepolisian serta bisa mengungkap jaringan peredaran narkoba internasional," tandasnya.
(ze/wln)
http://surabaya.detik.com/read/2010/11/22/133535/1499347/466/polisi-akui-kesulitan-ungkap-jaringan-penyelundupan-ss-di-juanda?881104465
Translate to : by



0 komentar:
Posting Komentar