Lintasarta akan diarahkan menjadi corporate business adapun IM2 difokuskan ke arah retail.
Lintasarta dan Indosat Mega Media (IM2) yang merupakan anak-anak perusahaan Indosat akan disinkronisasikan. Tujuannya agar tidak saling overlap dan pada akhirnya akan mengefisiensikan kinerja bisnis perusahaan.
Rencana tersebut dilontarkan oleh Harry Sasongko, Direktur Utama Indosat pada pemaparan kinerja perushahaan semester I 2011 di Jakarta, 15 Agustus 2011. “Ke depannya, Lintasarta akan diarahkan menjadi corporate business, adapun IM2 akan difokuskan ke arah retail business,” ucap Harry.
Sebelum ini, kata Harry, IM2 juga berkecimpung di segmen korporat. Untuk itu, keduanya akan disinkronisasikan agar tidak saling tumpang tindih. “Sebisa mungkin semua akan disinergikan, termasuk dari sisi infrastruktur, demi meraih efisiensi,” kata Harry.
Selain itu, Harry menyebutkan, Indosat juga berencana untuk menjadikan IM2 sebagai inkubator bagi produk-produk terbaru mereka di masa datang. “Produk-produk terbaru yang belum dioptimalkan seperti IPTV atau layanan data broadband lainnya akan dimatangkan lebih dulu di IM2 sebelum digelar,” ucapnya.
Dari sisi kinerja perusahaan, Harry menyebutkan, secara total Indosat berhasil meraih peningkatan pendapatan sebesar 4 persen pada semester pertama 2011 dibandingkan dengan semester pertama, tahun sebelumnya.
“Peningkatan didorong oleh kenaikan pendapatan dari bisnis seluler yang mencapai 6,3 persen year on year,” ucap Harry. “Kontribusi peningkatan dari bisnis seluler ini dihambat oleh bisnis fixed data dan fixed voice yang mengalami penurunan sebesar 1,7 dan 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ucapnya.
Secara total, pendapatan Indosat dari bisnis seluler hingga semester pertama 2011 mencapai Rp8,266 triliun. Adapun pendapatan dari bisnis data tetap dan telekomunikasi tetap mencapai Rp1,201 triliun dan Rp621,5 miliar. Tahun sebelumnya, pendapatan dari ketiga bisnis tersebut mencapai Rp7,737 triliun, Rp1,224 triliun, dan Rp702,3 miliar.
Dari sisi pelanggan, sampai periode tersebut, Indosat mengklaim telah memiliki 47,3 juta pelanggan, naik 9,5 juta pelanggan dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah pelanggan yang paling signifikan adalah pada layanan BlackBerry mereka yakni menjadi 1,2 juta pelanggan dari 600 sampai 650 ribu pelanggan di tahun sebelumnya. (umi)
Muhammad Firman• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/240917-indosat-akan-sinergikan-lintasarta-dan-im2
Translate to : by


0 komentar:
Posting Komentar