Rheza Andhika Pamungkas - Okezone
"Ini turun (inflasi yoy) dari sebelumnya 6,44 persen menjadi 5,28 persen," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan di kantornya, Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Sementara inflasi inti (mom) September tercatat 0,59 persen dan yoy tercatat 4,02 persen. "Penyebab terbesarnya core inflasion," ungkap dia.
Dia menjelaskan jika tidak ada pengaruh kenaikan tarif daya listrik (TDL). Dia pun mengungkapkan tingginya inflasi ini bukan lah hal yang biasa. "Tidak ada lagi pengaruh TDL. Ini karena sandang, ini kejutan naik cukup tinggi padahal biasanya deflasi," tambahnya.
Sebelumnya, inflasi untuk periode Agustus tecatat sebesar 0,76 persen. Dengan demikian, maka inflasi untuk periode Januari-Agustus 2010 mencapai 4,42 persen. Dan inflasi yoy adalah 4,53 persen.(wdi)
Translate to : by


0 komentar:
Posting Komentar