Rheza Andhika Pamungkas - Okezone
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga berbagai komoditi kebutuhan masyarakat pada September 2010 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.
"Inflasi yang terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan 0,44 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,52 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,25 persen, kelompok sandang 1,08 persen, kelompok kesehatan 0,23 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,26 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,57 persen," ujar Kepala BPS Rusman Heriawan, kepada wartawan saat konferensi pers, di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Kelompok komoditi yang memberikan andil atau sumbangan inflasi pada September 2010 yaitu kelompok bahan makanan 0,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,10 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,06 persen, kelompok sandang, 0,07 persen, kelompok kesehatan 0,01 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,02 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 persen.
"Adapun nilai ekpor Indonesia pada Agustus 2010 mengalami peningkatan sebesar 9,76 persen dibanding Juli 2010 yaitu dari USD12.486,9 juta menjadi USD13.706,2 juta. Bila dibandingkan dengan Agustus 2009, ekspor mengalami peningkatan sebesar 29,99 persen," tambahnya.
Menurutnya, peningkatan ekspor Agustus 2010 disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 10,94 persen yaitu dari USD10.605,5 juta menjadi USD11.766,1 juta. Demikian juga dengan ekspor migas yang mengalami peningkatan sebesar 3,12 persen dari USD1.881,4 juta menjadi USD1.940,1 juta.(wdi)
Translate to : by



0 komentar:
Posting Komentar