PT Jasa Marga kembali menutup sementara Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Sabtu (2/10/2010) pagi, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Penyebabnya, karena angin bertiup cukup kencang.
“Kecepatan angin mencapai 50 sampai 60 knot. Jika dipaksakan tetap dibuka, kami khawatir terhadap keselamatan pengguna Jembatan Suramadu,” kata Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu Suharyono, Sabtu.
Ia menjelaskan, penutupan jembatan Suramadu dilakukan untuk keselamatan para pengendara motor dan pengemudi mobil yang hendak ke Surabaya melewati jembatan yang mempunyai panjang 5,4 km itu. Ia meminta calon pengguna jembatan Suramadu supaya bersabar saat berhenti dan menunggu di pintu tol untuk masuk ke Suramadu, karena Jembatan Suramadu akan dibuka kembali setelah kecepatan angin stabil dan tidak membahayakan.
Salah seorang pengendara motor, Mohammad Toyyib mengatakan, dirinya terpaksa menghentikan perjalanan menuju ke Surabaya karena jembatan Suramadu ditutup sementara.
“Awalnya, saya tidak tahu kalau Suramadu ditutup. Tapi, setelah tiba di sini kok banyak kendaraan yang berhenti, ternyata Suramadu ditutup. Memang angin di sini sangat kencang,” ucapnya.
Catatan Surya, penutupan Jembatan Suramadu oleh pihak Jasa Marga merupakan kali kedua. Pada 22 September lalu pihak Jasa Marga juga sempat melakukan penuputan selama hampir satu jam karena angin kencang dan cuaca tengah laut yang tidak bersahabat.
SURYA Online
Translate to : by


0 komentar:
Posting Komentar