Banda Aceh: Pihak Kepolisian Resor Kota Banda Aceh menggagalkan penyelundupan daun ganja kering seberat 3,5 ton di perbukitan Gampong (desa) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (23/9).
Kapolresta Banda Aceh Komisaris Besar Polisi Armensyah Thay mengatakan, sebanyak 3,5 ton ganja itu dimuat dalam 71 karung. Polisi menyita barang haram tersebut dari dua truk (jenis fuso dan colt) di lokasi terpisah. Truk fuso ditangkap di kawasan perbukitan, sementara colt yang disita di pinggir jalan menuju perbukitan itu. Namun, Polisi tidak berhasil menangkap pelaku karena sudah lebih dulu melarikan diri.
"Saat anggota kita tiba di lokasi, ada sekitar tiga orang berada di atas truk sedang menarik terpal dan menutup barang di bak truk. Tapi, mereka langsung lari, ketika melihat polisi. Mereka tidak berhenti meski kita kasih beberapa kali tembakan peringatan. Saat itu anggota tidak bawa senter, jadi sulit dilakukan pengejaran," katanya Armensyah.
Dia menjelaskan, polisi mendapat informasi dari masyarakat. Mereka mengadukan, di sekitar perbukitan Gampong Ladong ada aktivitas yang dicurigai pemuatan ternak curian, menyusul maraknya aksi pencurian ternak akhir-akhir ini di kawasan itu. Polisi segera meluncur ke lokasi di malam buta itu. "Awalnya kita tidak mengetahui itu ganja, karena saat itu anggota kita tidak membawa penerang, jadi truk langsung dibawa ke kantor, setelah diperiksa baru diketahui didalamnya terdapat ganja," ujar Armensyah.
Selain menyita 3,5 ton ganja, polisi juga menyita beberapa barang milik tersangka, seperti, KTP, STNK, SIM, dan buku catatan. Berdasarkan catatan di buku itu, sekitar 3,5 ton ganja tersebut diduga kuat hendak diselundupkan ke Palembang, Sumatera Selatan. "Dalam buku disebut 2,5 ton ganja akan dikirim ke Palembang. Apalagi nomor polisi truk tersebut BE, berasal dari Lampung," lanjut Armensyah.
Menurut dia, pemilik ganja diduga kuat merupakan bandar narkoba antarprovinsi. Seluruh barang bukti itu kini diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk proses pengusutan lebih lanjut.
(Ant/**)
Metrotvnews.com
Translate to : by


0 komentar:
Posting Komentar