![]() |
| (IST) |
Jakarta - Utang macet PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) per 31 Agustus 2010 mencapai Rp1,51 triliun.
Dalam prospektusnya yang disampaikan ke BEI, Selasa (5/10) manajemen FREN menjelaskan utang macet tersebut terdiri dari utang terhadap MNC International Middle East Limited sebesar Rp18,96 miliar, PT Global Informasi Bermutu Rp11,89 miliar, PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia Rp26,05 miliar, PT MNC Sky Vision Rp1,29 miliar, PT Radio Arif Rahman Hakim Rp568,71 juta, PT Radio Suara Monalisa Rp636,75 juta, PT Radio Tridjaja Shakti Rp2,2 miliar, PT Radio Garda Asiabumi Rp410,64 juta, PT Media Nusantara Informasi Rp3,7 miliar, PTMNI Global Rp582,5 juta, Upwood Investment Ltd Rp230,67 miliar dan bunga obligasi I Mobile-8 Telecom tahun 2007 ke-14 sebesar Rp7,58 miliar.
Untuk menyelesaikan utang-utang tersebut, Perseroan berencana mengajukan proposal kepada para kreditur dengan melaksanakan konversi utang menjadi saham baru melalui penambahan saham tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Jika disetujui, Perseroan rencananya akan mengkonversi utang setinggi-tingginya Rp898,74 miliar dengan harga pelaksanaan konversi saham kepada para kreditur sebesar Rp50 per saham. Dalam hal ini Perseroan harus menerbitkan saham baru sebanyak 17,97 miliar saham seri B.
Adapun penjatahan saham hasil konversi utang kepada para kreditur tersebut adalah MNC International Middle East Limited sebesar Rp18,96 miliar atau 378,24 juta saham, PT Global Informasi Bermutu Rp10,09 miliar (201,89 juta), PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia Rp23,83 miliar (478,72 juta saham), PT MNC Sky Vision Rp843,05 juta (12,88 juta), PT Radio Arif Rahman Hakim Rp566 juta (11,33 juta saham), PT Radio Suara Monalisa Rp836,75 juta (12,73 juta saham), PT Radio Tridjaja Shakti Rp2,2 miliar (44,88 juta saham), PT Radio Garda Asiabumi Rp410,64 juta (8,21 juta saham), PT Media Nusantara Informasi Rp3,7 miliar (74 juta saham), PTMNI Global Rp515,76 juta (10,32 juta saham), Upwood Investment Ltd Rp230,67 miliar (4,61 miliar saham) dan bunga obligasi I Mobile-8 Telecom tahun 2007 ke-14 sebesar Rp608,5 miliar (12,13 miliar saham. [cms]
INILAH.COM
Translate to : by



0 komentar:
Posting Komentar