Kantor Pos Surabaya menargetkan 60 agen pos terbangun sampai akhir 2010 di beberapa titik di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Saat ini, baru ada 22 agen pos yang sudah ada ditambah lima agen pos sedang dalam proses pengoperasian.
Kepala Kantor Pos Surabaya Yulianto Nugroho mengatakan, agen pos ini merupakan konsep pengembangan jaringan melalui kerja sama kemitraan PT Pos Indonesia dengan perorangan atau badan usaha. Jadi, di luar cabang pembantu yang dimiliki PT Pos sendiri.
“Siapa pun bisa menjadi agen pos, bisa perorangan atau koperasi atau badan usaha lain. Investasinya minimal Rp 11,5 juta di luar gedung,” ujar Yulianto, Selasa (5/10).
Menurutnya, agen pos ini dapat melayani pengiriman surat dan logistik, serta layanan jasa keuangan (financial services) seperti pembayaran telepon, listrik, cicilan sepeda motor, hingga kartu kredit.
Kemitraan usaha dengan Model Business Partnership ini, lanjut Yulianto, merupakan strategi Pos Indonesia dalam meningkatkan aksesibilitas untuk lebih mendekatkan diri kepada konsumen, guna memenangkan persaingan bisnis dan pengembangan usaha secara lebih efisien dan efektif.
“Agen pos ini berbeda dengan franchise. Sharing fee maksimal bisa 17–20 persen ditentukan berdasarkan jumlah transaksi,” jelas Yulianto.
Kalau sistem franchise, sharing fee 15 persen, belum termasuk manajemen fee dan biaya promosi.
Ada tiga paket yang disediakan bagi yang berminat menjadi agen pos ini, paket termurah Rp 11,5 juta.
“Keuntungannya menjanjikan karena break event poin (BEP) rata-rata cuma 1,5 tahun. Tergantung darimana agresifnya berpromosi,” katanya.
Yulianto menuturkan, agen pos ini nantinya tidak dibedakan dan namanya menjadi PT Pos karena akan distandardisasi, termasuk dalam hal seragam, bentuk dan warna outlet yang serupa PT Pos Indonesia.
Model partnership ini diharapkan mampu mendongkrak revenue minimal 20 persen.
“Peminatnya cukup banyak, tapi juga akan kita seleksi dan evaluasi jangan sampai misalnya agen pos yang ada di tiap kecamatan pada akhirnya memunculkan persaingan yang tidak sehat,” ungkapnya.
Capaian revenue Kantor Pos Surabaya Utara hingga 31 September 2010, sudah 85 persen dari target sebesar Rp 45 miliar. Sedangkan Surabaya Selatan ditargetkan Rp 30 miliar. Kontribusi terbesar (60 persen) di mail and logistic, sisanya 40 persen jasa keuangan.
Untuk mempercepat pencapaian, antara lain, dengan memperbanyak agen pos, di samping itu pembenahan kualitas dan fasilitas fisik seperti, sistem online.
“Kalau nambah cabang sementara ini tidak. Jumlah cabang kita di Jatim 453, termasuk 16 di Surabaya Selatan dan 22 di Surabaya Utara,” pungkas Yulianto.
name
www.surya.co.id
Translate to : by


0 komentar:
Posting Komentar