Meski sudah bisa menghirup udara kebebasan, Adjie Notonegoro mengaku sedih meninggalkan teman-temannya di tahanan.Dia pun sempat membuat pesta perpisahan dengan teman-teman tahanan lainnya.
"Wah sedih sekali berpisah sama teman-teman, tadi kita juga bertangis-tangis dahulu, sedih sekali. Karena kita udah kayak keluarga, mereka curhat dan sebagainya termasuk sama pembina-pembina. Seru juga, semalam saya sempet disiram sama teman-teman saya karena mau keluar,"ujar Adjie Notonegoro, di Rutan Cipinang, Jum'at (12/11/2010).
Selama ditahan 3 bulan di rutan Cipinang, perancang baju Presiden Indonesia itu telah mendapat banyak pembelajaran dan hikmah.
"Terus terang saya juga pesen sama temen yang di dalam. Berdoa, terus berdoa. Allah pasti denger doa kita. Saya yakin doa kita pasti di denger, Insya Allah,"ungkap Adjie.
Adjie berpesan kepada teman-temannya di tahanan agar terus bersabar dan berdoa. "Saya pesen tetap shalat, bagi non muslim tetap beribadah, bersabarlah karena nanti ada hari bahagia untuk kita,"papar Adjie Notonegoro
Adjie Notonegoro yang mendekam di tahanan selama 4 bulan, tersangkut kasus penggelapan penjualan batu mulia. Sang korban Melvin Chandrianto Tjin yang sudah berdamai dengan Adjie Notonegoro menderita kerugian sebesar Rp860 juta.
Translate to : by



0 komentar:
Posting Komentar