Anak-anak berisiko mengidap autis jika jarak lahir antara satu sama lainnya terlalu dekat. Demikian hasil penelitian yang dikeluarkan dan dilansir di jurnal Pediatrics dan dikutip CNN, Senin (10/1/2011).
Hasil penelitian terbaru ini menemukan data bahwa anak yang dikandung sebelum kakaknya berusia setahun kemungkinannya tiga kali lipat didiagnosa mengidap autis ketimbang anak yang berjarak umur sedikitnya tiga tahun.
"Ini penemuan yang penuh intrik dan secara potensial akan memberikan beberaa faktor risiko untuk autis," jelas Andy Shih, PhD, wakil presiden untuk organisasi Autism Speaks.
Para peneliti melihat ke kasus 660 ribu anak urutan kedua yang lahir di California, Amerika Serikat (AS) antara tahun 1992 dan 2000. Meski mengubah sejumlah faktor seperti usia ibu, ras, dan pendidikan, penemuan ini tetap pada hasil semula.
Apa yang mendorong kenaikan ini? Penulis hasil penelitian ini Keely Cheslack-Postava, Ph.D., from Columbia University, New York, AS mengatakan, ia dan koleganya tidak melakukan investigasi secara spesifik namun mereka menduga sang ibu tidak memiliki banyak waktu di antara kehamilan untuk membangun nutrisi seperti asam folat dan besi yang dibutuhkan untuk perkembangan jabang bayi. Teori lainnya, adalah autis dideteksi dan didiagnosa ketika kedua saudara memiliki jarak umur yang sangat dekat dan perkembangannya bisa dengan mudah diketahui.
Penulis: Widya Buana | Editor: Widya Buana
http://www.tribunnews.com/2011/01/10/jarak-lahir-terlalu-dekat-diduga-penyebab-anak-autisTranslate to : by




0 komentar:
Posting Komentar