VIVAnews
Badan Pusat Statistik (BPS) mulai mengingatkan pemerintah terhadap inflasi tahun ini yang kemungkinan akan melonjak dibanding target yang diinginkan sebesar 5,3 persen. Naiknya inflasi itu, seiring diberlakukannya tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli 2010. Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan, dengan diumumkannya kenaikan TDL untuk pelanggan 1.300 VA sampai 5.500 VA, inflasi bulan Juli otomatis akan naik 0,22 persen. "Itu sudah menjadi tambahan ekstra di luar yang lain," kata Rusman di Kantor BPS, Kamis 1 Juli 2010. Tentunya, lanjut Rusman, target inflasi pemerintah yang dipatok 5,3 persen pada tahun ini sudah masuk zona pesimis. "Jadi, tergantung pemerintah
sekarang untuk menjaga kondisi Juli, Agustus sampai September," ujarnya.
Sebab, Rusman menambahkan, biasanya pada bulan-bulan inilah, kondisi inflasi tidak bersahabat. Dia mengingatkan, Agustus-September musim liburan telah berakhir dan anak-anak mulai masuk sekolah. Namun, bertepatan dengan itu, Puasa dan Lebaran juga ada pada saat yang sama. "Kalau ini bisa dikelola dengan baik, kita akan lulus," ujar dia. Jika tidak, maka inflasi kemungkinan akan tembus mendekati enam persen pada akhir tahun. "Karena biasanya, dampak TDL itu tidak hanya pada saat dinaikkan saja tapi ada multiplayer effect-nya, meski mungkin kecil," kata Rusman. Rusman mengingatkan, karena TDL juga naik pada unit usaha industri semua golongan, pemerintah diminta waspada terhadap dampak luas ke industri dan perniagaan. Multiplayer effect lainnya juga kemungkinan akan mengikuti pada harga barang dan jasa. "Kalau dampak TDL bisa dikelola, bisa saja inflasi 5,3 persen. Kalau tidak bisa, mungkin akan mendekati enam persen," ujarnya. (hs)
thursday, 01 July 2010
sekarang untuk menjaga kondisi Juli, Agustus sampai September," ujarnya.
Sebab, Rusman menambahkan, biasanya pada bulan-bulan inilah, kondisi inflasi tidak bersahabat. Dia mengingatkan, Agustus-September musim liburan telah berakhir dan anak-anak mulai masuk sekolah. Namun, bertepatan dengan itu, Puasa dan Lebaran juga ada pada saat yang sama. "Kalau ini bisa dikelola dengan baik, kita akan lulus," ujar dia. Jika tidak, maka inflasi kemungkinan akan tembus mendekati enam persen pada akhir tahun. "Karena biasanya, dampak TDL itu tidak hanya pada saat dinaikkan saja tapi ada multiplayer effect-nya, meski mungkin kecil," kata Rusman. Rusman mengingatkan, karena TDL juga naik pada unit usaha industri semua golongan, pemerintah diminta waspada terhadap dampak luas ke industri dan perniagaan. Multiplayer effect lainnya juga kemungkinan akan mengikuti pada harga barang dan jasa. "Kalau dampak TDL bisa dikelola, bisa saja inflasi 5,3 persen. Kalau tidak bisa, mungkin akan mendekati enam persen," ujarnya. (hs)
Translate to : by



0 komentar:
Posting Komentar