Menghabiskan sisa malam dengan berkunjung ke night club, diskotik, pub dan menikmati suguhan gemerlap nya panggung serta aneka pementasan bahkan tarian sexy, wow... itulah yang menjadi ‘trend’ bagi sebagian ‘kaum’. Berada didalamnya.. seakan semua perasaan yang masih tersisa pada tubuh hanyut, ikut berenang dalam temaram dan kerlap kerlip lampu yang berwana warni. Seketika semua beban hidup, seperti ; banyaknya hutang , sepanjang hari berantem dengan istri/suami, abis dimarahi bahkan diusir orang tua karena berbohong, sore tadi dimarahi bos di kantor, karena target penjualan tidak terpenuhi, laporan bawahan atau anak buah yang carut-marut, cicilan kartu kredit...bahkan karena ikut lelang yang gagal alias tidak jadi dapat proyek, semuanya itu terlupakan. Berbisik setan / iblis ‘ nikmati malam ini...karena kamu sudah berada disini, rugi jika disia-siakan saja...urusan besok, ya..tinggal apa katanya besok’. Itulah godaan setan / iblis yang memang sudah demikian adanya, yang sengaja mengarahkan jiwa2 ini ke arah yang sesat. Sebagian jiwa ada yang berontak , walau hanya di dalam hati ; gk bener ini.... bukan suatu jalan penyelesaian,..
Namun pemberontakan itu tetap saja kalah,.. selalu kalah jika dihadapkan dengan ‘nafsu’, ‘emosi’, dan ‘gengsi’, Lalu, ....alangkah berat nian punggung ini diajak bangun dan pergi, terus saja bisik berbisik diri dalam hati saling bantah dan jawab. Night club, diskotik, pub bahkan pijat ekslusif, adalah jadi sasaran bagi jiwa jiwa yang sedang goyah. Beberapa sahabat justru ketika jam kerja dilapangan mendekati bubar, pada saling goda menggoda sahabat yang lain, ada yang menantang siapa malam ini yang kalah minum..dia yang harus nraktir semua Billing, ada juga coba merayu salah satu temannya yang kelihatan alim agar bisa ikut dugem bareng. Waktu waktu malam bagi mereka merupakan saat saat yang harus dinikmati hingga ke sisa malam, alias pulang saat fajar pagi mulai merekah, disaat para pedagang pedagang sayur beranjak kembali pulang ke desa nya masing2 setelah sejak sore kemarin mereka menempuh perjalanan panjang dari desa ke kota demi mendapatkan sedikit penghasilan dari keuntungan dagangannya. Klo para pedagang, pekerja kantoran yang masuk shift, yang kerja lembur beneran, ..mereka pulang ke rumah tanpa beban, walau sorot mata mereka terlihat merah karena kurang tidur... pastinya di rumah sudah ditunggu anak, istri dan keluarganya dengan gembira dan senang telah tiba dengan selamat. Berbeda dengan jiwa jiwa yang goyah tadi.... bubar dari arena malam dan pernak perniknya dengan badan loyo, sempoyongan bahkan muntah berceceran dimana mana, bau badan yang Masya Allah... ditambah sorot mata merah saga seperti mata macan tidak dapat mangsa seminggu. Kelakuan meraka baru mendekati titik sadar ketika delapan hingga dua belas jam kemudian, karena pengaruh vodka, whisky, red and black label...! saat mana sadar... dihadapi dengan aneka masalah, entah berapa uang di saku saat pergi ke dugem dibawa kemarin? Dan kenapa sisa hanya seperempat lembaran berwarna biru? Entah dengan siapa tidur dan berpelukan semalam? Entah pula si ‘dia’ bawa penyakit atau tertular aids bahkan hepatitis? Bisa bisa lebih parah lagi? Pernak pernik dunia malam dan asesoris nya...dhuh... bak berada ditengah pusaran angin puting beliung ! melayang, hanyut...dengan mata setengah terbuka, justru mata putih yang lebih dominan membelalak. Tak sedikitpun terpikirkan saat itu,.. bagaimana jika umur cukup sekian saja ditempat itu... bagaimana jika keluarga dihubungi kerabat bahwa sosok jiwa jiwa yang rapuh itu mati dalam pelukan berbusana mini? Masya Allah. ? Pernak pernik dunia malam dan asesoris nya, boleh dibilang tidak terpisahkan dengan narkoba, ada ekstasy dan berbagai jenis bahkan warnanya, ada sabu, ada ganja atau marijuana, dan.. jangan dibaikan juga..ada gay, gigolo serta wanita yang memang ber’profesi’ dilingkaran itu. Tak kan habis kita bicara akan dunia malam bersama asesoris nya ini, berharap semoga kita sebagai insan dengan jiwa jiwa yang sadar dan memiliki iman yang kuat, taat beribadah jangan sampai goyah berjalan dipersimpangan tanpa rambu, bertanya dan banyak belajar pada orang yang benar2 ahli dalam bidangnya, jangan bertanya pada mereka yang hanya melet karena pengaruh sisa sisa malam dan bau alkohol.
habibmaulana
Translate to : by





0 komentar:
Posting Komentar