Ibu Tega Gorok Leher Anak Kandung Agar Tak Jadi Budak Seks

Senin, 08 November 2010

Seorang perempuan tega membunuh anaknya yang baru berusia empat tahun dengan alasan ingin melindunginya dari budak seks internet. Demikian dilansir Chicago Tribune, Senin (8/11/2010).

Marci M Webber (43) asal Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS) ini mendapat dakwaan pembunuhan tingkat satu terkait dengan pembunuhan anaknya yang bernama Magdalene Webber. Ia muncul di Pengadilan DuPage County di mana ia memberikan uang jaminan sebesar lima juta dollar AS.

Magdalene ditemukan tewas oleh saudara Marci yang masih remaja di dalam rumah neneknya di Bloomingdale, ketika sang korban berkunjung bersama sang ibu.

Polisi kemudian masuk ke rumah itu dan menemukan mayat korban ada di dalam tangga menuju kamar mandi dengan tulisan "divine mercy" tertulis menggunakan darah di dinding. Demikian disampaikan Asisten Jaksa Wilayah Joseph Lindt.

Lindt mengatakan ia menduga Magdalene dicekoki Benadryl dan juga pil tidur sebelum lehernya digorok dengan pisau lipat sepanjang 10 sentimeter. "Ia mengatakan ingin melindunginya anak perempuannya dari kemungkinan menjadi budak seks internet," katanya. Sementara Jaksa Wilayah DuPage County, Joseph Birkett, mengatakan bahwa pihaknya akan mencari dokter yang bisa memeriksa kejiwaan Webber.




Penulis: widyabuana
Editor: widyabuana
http://www.tribunnews.com/2010/11/08/ibu-tega-gorok-leher-anak-kandung-agar-tak-jadi-budak-seks

Translate to : by

0 komentar:

Posting Komentar