Mengapa Harga Emas Terus Melambung

Jumat, 12 November 2010

Investor kembali memborong emas menyusul naiknya risiko surat utang di Irlandia.

Harga emas pada perdagangan Kamis 11 November 2010 kembali naik.  Harga juga melambung pada perdagangan kemarin, setelah sebelumnya para investor terus melakukan aksi ambil untung.

Emas untuk pengiriman Desember ditutup US$4 lebih tinggi,  menjadi US$1.403,30 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas tertinggi pada perdagangan kemarin atau tadi malam, sebesar US$1.417,60 dan terendah US$1.396,50.

Mengapa harga emas ini terus meroket. Ada banyak sebab. Tapi kali ini krisis keuangan di sejumlah negara Eropa memicu investor memborong emas. 
Sesudah krisis keuangan Yunani, kali ini krisis yang hampir sama menghempas Irlandia. Dalam tiga pekan terakhir, imbal hasil (yield) surat utang terbitan pemerintah negeri itu ---bertenor 10 tahun-- Celtic Tiger, terus menanjak dari 6 persen menjadi 8,90 persen.
Angka ini jauh lebih besar dibandingkan negara Uni Eropa lain,  seperti Jerman yang memiliki bunga surat utang 2,45 persen.

Dengan melonjaknya yield surat utang itu, keuangan Irlandia  terlihat ringkih bila dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa. Akhir tahun ini, defisit anggaran pemerintah Irlandia akan mencapai 32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mereka.  Jumlah itu merupakan tertinggi di kawasan Eropa.

Dalam kondisi seperti ini, Irlandia memiliki risiko paling besar untuk gagal bayar (default). Jika lonjakan yield tidak kunjung mereda, bukan tidak mungkin Irlandia membutuhkan suntikan dana dari Eropa seperti halnya Yunani.

Sejumlah negara yang stuktur keuangannya juga agak terlihat ringkih adalah  Yunani, Spanyol, dan Portugal. Yunani hampir tidak dapat menekan pasar utang internasional dan gagal berjuang memenuhi target pengurangan defisit.
Kegagal di sejumlah negara itu disebabkan oleh pendapatan yang minim, pengangguran yang membengkak jelas mengurangi pendapatan pajak. Pemerintah bahkan harus menguras kantong  guna menciptakan lapangan kerja.

Imbal hasil pada obligasi 10 tahun di Spanyol dan Portugal juga tergolong tinggi. Spanyol  4,5 dan  Portugal 7,23 persen.
"Drama zona euro ini membuat harga emas melambung," kata Nicholas Brooks, kepala penelitian dan strategi investasi ETF Securities. "Investor akan membeli emas fisik untuk mengamankan investasi mereka. (TheStreet)



Hadi Suprapto• VIVAnews


Translate to : by

0 komentar:

Posting Komentar