Kepala Lapas Lhokseumawe Provinsi Aceh Edi Teguh Widodo mengungkapkan gerombolan bersenjata yang menyerbu Lapasnya menggunakan senjata api laras panjang jenis Avtomat Kalashnikova (AK) buatan Rusia. Namun Edi tidak bisa memastikan apakah senjata itu AK 47 atau AK 56.
"Yang jelas itu senjata api jenis AK. kami bisa memastikan karena sipir yang disandera sempat melihat gagang senjata itu yang berwarna coklat kayu dan mirip AK," kata Edi saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (11/11/2010) malam.
Seperti diberitakan sebelumnya geromobolan orang bersenjata menyerbu Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh, Kamis (11/11/2010) pukul 13.45 WIB. Geromobolan itu membawa senjata laras panjang untuk mengambil empat orang narapidana kasus narkotika dari Lapas itu.
Aksi gerombolan bersenjata itu berlangsung tak lebih dari sepuluh menit. 'Yang jelas ada satu orang yang masuk ke ruang P2U, satu lagi menunggu di depan pintu masuk dan masih ada beberapa orang yang stanby di mobil," kata Edi.
Menurut Edi tujuh orang sipirnya yang berjaga saat itu tidak bisa melawan. Apalgi para sipir memang tidak dibekali senjata api. "Petugas kami cuma menuruti saja kata-kata mereka. Pelaku berteriak 'tiarap atau akmi tembak," kata Edi.
Orang yang masuk ke dalam Lapas itu lalu meminta empat narapidana kasus narkotika dikeluarkan. Empat orang anrapidana itu anatar lain bernama, Abu bakar, M Yamin, Rizal Antoni, Sarzaini.
Menurut Edi saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran. Informasin terbaru yang didapatnya mobil yang digunakan pra pelaku sudah ditemukan.
Translate to : by



0 komentar:
Posting Komentar