Selain kepolisian, organisasi masyarakat (ormas) Islam pun akan dilibatkan dalam upaya pengamanan gereja saat Natal nanti.
“Mereka akan membantu dan mendukung kalau kekuatannya diminta oleh gereja. Dengan kondisi ini kita harapkan suasana menjadi aman, tenang dan nyaman. Serta memberikan gambaran toleransi beragama dan antar etnis yang baik di ibu kota,” ujar Irjen Pol Sutarman, Kapolda Metro Jaya, usai rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) di Balaikota, Senin (20/12/2010).
Komitmen bantuan itu disampaikan, saat pihaknya mengumpulkan seluruh pengurus gereja dan pemuda gereja, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk bersama-sama berikrar dan sepakat mengamankan dan membantu pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2010.
Ia juga menegaskan saat ini Jakarta tetap dalam kondisi yang kondusif. Namun pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan kekuatan personil dan perlengkapan di lapangan, khususnya di tempat hiburan dan gereja.
Untuk mengantisipasi ancaman bahaya terorisme, diungkapkannya, menjelang Natal dan Tahun Baru ini, Polda Metro Jaya sudah melakukan berbagai operasi penertiban, seperti penertiban premanisme, kejahatan dengan senjata api dan operasi zebra.
Hal itu dilakukan, karena pihaknya menerima informasi intelijen yang menyatakan sel-sel teroris masih hidup dan kemungkinan bisa melakukan tindakan pembalasan. Namun, ditegaskannya, gejala tersebut ada di beberapa daerah, bukan di Jakarta.
“Tapi kita tidak mengurangi kewaspadaan kita dengan adanya sel-sel teroris yang masih aktif ini. Sejak dini kami sudah menempatkan personil yang berpakaian preman di gereja-gereja dan petugas berseragam berpatroli di gereja-gereja,” ungkapnya.
Sementara itu, Panglima Kodam Jaya, Mayjen Marciano Norman, menegaskan Kodam Jaya beserta seluruh kekuatan siap turun kelapangan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2010 di Jakarta.
“Apabila kekuatan kami diminta Kapolda Metro Jaya dan gubernur maka kami pasti siap. Kami mendukung penuh rangkaian acara Natal dan Tahun Baru berjalan aman,” kata Marciano.
Saat ini, untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru, jajaran Muspida DKI Jakarta menyiapkan 9.989 personil gabungan, di antaranya Polda Metro Jaya mengerahkan 7.239 personil, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengerahkan kekuatan 2.750 personil.
Personil tersebut bertugas mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2010 untuk pengamanan 1.619 tempat-tempat ibadah dan 878 tempat hiburan.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan Pemprov DKI Jakarta dan Muspida DKI siap memberikan jaminan keamanan kepada umat Kristiani yang akan merayakan Natal di gerejanya masing-masing.
“Warga Jakarta, khususnya umat Kristiani tidak perlu merasa ragu dan khawatir manjalankan perayaan Natal. Karena kami siap mengamankan ibu kota,” kata Fauzi Bowo. (ans/fat)
http://www.berita8.com/read/2010/12/20/2/34935/Ormas-Islam-di-Jakarta-Ikut-Amankan-Gereja-
Translate to : by




0 komentar:
Posting Komentar