Merasa terganggu anggota TNI yang memergokinya saat hendak bercumbu, Dn (16), warga Desa Gajah, Kecamatan Deket, Lamongan, Jawa Timur nekat melawan. Bahkan bogem mentahnya sempat mendarat di wajah tentara itu, sebelum akhirnya ia balik dihajar.
Ceritanya berawal Sabtu (18/12) pukul 20.30 WIB, ketika Dn mengajak kekasihnya Db (16), Keplandi Dampit, Kecamatan Kota Lamongan, bermalam minggu. Mereka memilih nongkrong di tanggul, depan Taman Makam Pahlawan di Jl Pahlawan, Tumenggungan. Setelah memarkir motor Yamaha Mio-nya, pasangan ini naik ke jembatan di atas sungai yang sepi.
Namun, tak lama kemudia lewat lah Suwito, anggota TNI AD yang berdinas di Kodim 0812. Curiga pada sepeda motor diparkir di atas tanggul, Suwito pun mencari tahu. Di atas jembatan, ia menyaksikan dua remaja sedang bertindihan.
Tanpa ragu, Suwito pun menegur pasangan itu dan meminta mereka meninggalkan tempat itu. Rupanya teguran Suwito membuat Dn gusar. Ia bahkan menepis tangan Suwito yang mencoba mencabut kunci motornya.
Akhirnya baku pukul pun tak terhindarkan. Dn sempat melayangkan bogem mentah ke wajah Suwito, yang kemudian membalas dengan memukul mulut Dn hingga bengkak.
Tak ingin kekerasan berlanjut, Suwito pun menelepon Galuh, koleganya di unit reskrim Polsek Kota Lamongan. Lima menit kemudian Galuh datang dan menggiring kedua pria itu ke Mapolsek Kota. Namun, Db tak ikut dibawa karena langsung menghilang. "Waktu itu, si Db jalan kaki ngeloyor pergi. Nggak tahu ke mana," kata seorang anggota Polsek.
Ditemui Surya di Mapolsek, Minggu (19/12/2010) siang, Dn mengakui hendak berbuat mesum dengan pacarnya. "Orang itu mengetahui aku pas berbuat begitu,"aku Dn.
Suwito dan Dn pun akhirnya sama-sama divisum di RSUD dr Soegiri Lamongan. Sementara orangtua Dn memilih pasrah atas kasus yang menimpa putranya. "Kalau saya sih menuruti kata pak Kapolsek saja, tapi paling tidak kita damai saja. Cuma belum tahu nanti," ujar orangtua Dn kepada Surya (grup Kompas Gramedia).(*)
Editor: Juang Naibaho | Sumber: Surya
http://www.tribunnews.com/2010/12/20/terganggu-saat-bercumbu-mesra-abg-pukul-tentaraTranslate to : by




0 komentar:
Posting Komentar