Kehilangan daya penglihatan menduduki peringkat kedua setelah kolesterol dalam lima besar penyakit yang dipandang masyarakat Indonesia sebagai ancaman kesehatan yang mengkhawatirkan dalam lima tahun ke depan.
Demikian hasil survey Kesehatan dan Kesejahteraan Indonesia (Philip Index for Health and Wellbeing) 2010 yang dipaparkan di Jakarta, Selasa (14/12/2010). Survey yang sama dilakukan serentak di 30 negara lainnya mulai dari Singapura, Malaysia, Philipina, Korea Selatan dan Australia.
"Hasil survey dari 1000 responden dengan menggunakan telepon di Indonesia ini memang sangat mengejutkan. Awalnya kami perkirakan kekhawatiran adalah setelah kolesterol adalah kanker. Tiga besar penyakit lainnya adalah stroke, influensa dan nyeri sendi atau arthritis," ungkap Teguh Purwanto, General Manager Philips Healthcare PT Philip Indonesia.
Survey juga menemukan meskipun saat ini penetrasi pengguna internet besar namun penggunaan internet sebagai rujukan masih rendah.
"Responden sepakat bahwa teknologi telah membawa perubahan yang lebih baik dari kehidupan baik sisi pendidikan atau kemudahan komunikasi serta membuat dianogsis kesehatan lebih baik," ungkapnya.
Rini Mahendrastari Singgih dari Mahendra Indonesia Eye Clinic menilai perubahaan gaya hidup menjadi salah satu faktor menurunnya daya penglihatan mata pada manusia.
"Ironisnya banyak orang Indonesia kurang menyadari ini sehingga penurunan kemampuan penglihatan menjadi ancaman terselubung bagi masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Hasil survey mengungkapkan empat dari 10 orang Indonesia cenderung meminta pendapat teman atau keluarganya terlebih dahulu sebelum mengunjungi dokter sakit.
Presiden Direktur PT Philips Indonesia, Robert Fletcher mengungkapkan harapannya agar survey bisa menjadi masukan yang kolektif bagi pemerintah, masyarakat dan organisasi kesehatan mengenai status terkini serta kebutuhan pasien dan penyedia layanan kesehatan.
"Hasil survey dari berbagai negara akan dikompilasikan untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai perspektif masyarakat dunia mengenai kesehatan mereka," ungkap Robert.
Hasil survey, lanjut Robert juga membantu Philips menanggapi kebutuhan masyarakat Indonesia terutama tentang populasi usia muda di perkotaan serta populasi usia lanjut.
Editor: anita_k_wardhani
Translate to : by




0 komentar:
Posting Komentar