Rp 20 Miliar Mengalir ke Rekening Istri dan Ipar Muhaimin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan
adanya aliran dana mencurigakan yang masuk ke rekening istri Menteri
Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Mennakertrans) Muhaimin Iskandar.
Aliran uang senilai Rp20 miliar itu disinyalir berasal dari hasil bagi-bagi jatah proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di Kemennakertrans. "Yang saya dengar seperti itu. Dan PPATK sudah mengakuinya. Lalu tunggu apa lagi," ujar Lily Wahid, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/9/2011).
Menurut Lily, aliran dana sebesar Rp20 miliar itu tak hanya mengalir ke rekening istri Muhaimin, Rustini Murtadho. Aliran dana sebesar itu juga mengalir ke beberapa pihak lain. "Iparnya, termasuk orang dekat Muhaimin," tuturnya.
Informasi yang dihimpun, si ipar yang dimaksud Lily adalah Alam, adik ipar Muhaimin. Sementara orang dekat Muhaimin adalah Fauzi yang disebut kubu kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua sebagai staf pribadi Muhaimin.
Sayangnya Lily enggan mengungkap siapa penggelontor dana sepanjang September 2009 hingga Mei 2011 ke Bank Mandiri, BCA dan BNI tersebut. "Nanti saja. Pasti kebuka kok. Tunggu saja KPK," ujarnya.
Lily memang berharap KPK dapat menelusuri temuan ini. Menurut Lily, sudah seharusnya KPK cepat merespon temuan ini dengan melakukan penelusuran kebenarannya.
Aliran uang senilai Rp20 miliar itu disinyalir berasal dari hasil bagi-bagi jatah proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di Kemennakertrans. "Yang saya dengar seperti itu. Dan PPATK sudah mengakuinya. Lalu tunggu apa lagi," ujar Lily Wahid, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/9/2011).
Menurut Lily, aliran dana sebesar Rp20 miliar itu tak hanya mengalir ke rekening istri Muhaimin, Rustini Murtadho. Aliran dana sebesar itu juga mengalir ke beberapa pihak lain. "Iparnya, termasuk orang dekat Muhaimin," tuturnya.
Informasi yang dihimpun, si ipar yang dimaksud Lily adalah Alam, adik ipar Muhaimin. Sementara orang dekat Muhaimin adalah Fauzi yang disebut kubu kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua sebagai staf pribadi Muhaimin.
Sayangnya Lily enggan mengungkap siapa penggelontor dana sepanjang September 2009 hingga Mei 2011 ke Bank Mandiri, BCA dan BNI tersebut. "Nanti saja. Pasti kebuka kok. Tunggu saja KPK," ujarnya.
Lily memang berharap KPK dapat menelusuri temuan ini. Menurut Lily, sudah seharusnya KPK cepat merespon temuan ini dengan melakukan penelusuran kebenarannya.
Penulis: Vanroy Pakpahan | Editor: Yudie Thirzano
http://www.tribunnews.com/2011/09/09/rp-20-miliar-mengalir-ke-rekening-istri-dan-ipar-muhaiminTranslate to : by



0 komentar:
Posting Komentar